PostGIS

sejarah PostGIS

Di bulan Mei 2001, refractions penelitian merilis versi pertama PostGIS. PostGIS 0.1 memiliki benda, indeks dan beberapa fungsi. Hasilnya adalah sebuah database yang cocok untuk penyimpanan dan pengambilan tetapi tidak dianalisis.

Sebagai jumlah fungsi meningkat kebutuhan akan sebuah prinsip pengorganisasian menjadi jelas. Pada fitur yang sederhana untuk SQL (SFSQL) spesifikasi dari struktur open geospasial consortium dengan pedoman untuk penamaan fungsi dan persyaratan. Dengan dukungan PostGIS untuk menganalisis sederhana dan gabungan spasial MapServer menjadi aplikasi eksternal pertama untuk menyediakan visualisasi data dalam database.

Selama beberapa tahun jumlah fungsi PostGIS berkembang, namun kekuatannya tetap terbatas. Banyak fungsi yang lebih menarik (contoh : ST_Intersects(), ST_Buffer(), ST_Union()) sangat sulit untuk kode. Mereka menulis dari awal tahun untuk dijanjikan kerja.

Keuntungan sebuah proyek kedua “ mesin geometri, open source” atau GEOS dating. Perpustakaan GEOS menyediakan algoritma yang diperlukan untuk melaksanakan spesifikasi SFSQL. Dengan menghubungkan di GEOS, PostGIS menyediakan dukungan lengkap untuk SFSQL versi 0.8.

Kapasitas PostGIS data yang tumbuh dengan masalah yang muncul: representasi yang digunakan untu menyimpan geometri terbukti relative tidak efisien. Untuk benda-benda kecil seperti titik dan garis pendek, meta data dalam representasi memiliki sebanyak 300% biaya overhead. Untuk alasan kinerja, diperlukan untuk menempatkan representasi diet. Dengan menyusut header meta data dan dimensi yang diperlukan, overhead sangat berkurang. Dalam PostGIS 1.0 ini lebih cepat, representasi ringan menjadi default.

PostGIS yang terbaru bekerja pada perluasan kepatuhan standar menambahkan dukungan untuk kurva yang berbasis geometrid an fungsi tanda tangan ditetapkan dalam standar SQL / MM ISO. Melalui terus focus pada kinerja, PostGIS 1.4 secara signifikan meningkatkan kecepatan rutinitas pengujian geometri.

Pengenalan PostGIS

               PostGIS adalah database spasial. PostGIS mengubah sistem manajemen database Postgre SQL ke dalam database spasial dengan menambahkan dukungan untuk ketiga aspek database spasial, yaitu jenis spasial, indeks, dan fungsi.

Jenis Data Spasial

               Jenis database biasanya memiliki string, angka dan tanggal. Sebuah jenis basis data spasial menambahkan tambahan (spasial) untuk mewakili fitur geografis. Jenis data spasial abstrak dan merangkum struktur spasial seperti batas dan dimensi, jenis data spasial dapat dipahami sebagai bentuk.

geometri hirarki           Jenis data spasial diatur dalam jenis hierarki. Setiap jenis sub struktur (atribut) dan perilaku (metode atau fungsi) dari yang super ke jenis.

Indeks Spasial dan Batasan kotak

Database biasanya menyediakan “metode akses” yang dikenal sebagai indeks, untuk mengakses cepat dan acak subset data. Pengindeksan untuk jenis standar (angka, string, tanggal) biasanya dilakukan dengan indeks B-pohon. Sebuah B-pohon partisi data dengn menggunakan urutan alami untuk memasukkan data ke dalam pohon hirarki.

Sebuah batasan kotak adalah persegi panjang ukuran terkecil yang mampu mengandung fitur yang diberikan :

bounding

Fungsi Spasial

               Untuk memanipulasi data selama query, dalam database menyediakan fungsi seperti concatenating string, melakukan operasi string pada hash, melakukan perhitungan matematika dan penggalian informasi dari tanggal. Sebuah basis data spasial menyediakan satu set lengkap fungsi untuk menganalisis komponen geometris, menentukan hubungan spasial dan memanipulasi geometri. Fungsi spasial sebagai blok bangunan untuk setiap proyek spasial.

Fungsi spasial dikelompokan menjadi 5 kategori, yaitu sebagai berikut :

  1. Konversi : fungsi untuk mengkonversi antara geometrid an eksternal format data.
  2. Manajemen : fungsi untuk mengelola informasi tabel spasial dan administrasi PostGis.
  3. Retrieval : fungsi untuk mengambil sifat dan pengukuran geometri.
  4. Perbandingan : fungsi untuk membandingkan dua geometri dengan hubungan spasial.
  5. Generasi : fungsi untuk menghasilkan geometri baru.

Daftar fungsi mungkin sangat besar, tetapi fungsi didefinisikan oleh SFSQL OGC dilaksanakan (bersama dengan fungsi yang berguna) oleh PostGIS.

(sumber: https://yunitafauzia.wordpress.com/2012/12/18/pengenalan-tentang-postgis/)

Aplikasi Mobile GIS yang disediakan Oleh Supergeo

Supergeo merupakan salah satu aplikasi GIS yang mudah digunakan dan mendukung penyusunan aplikasi sistem informasi geografis.Berikut ini adalah aplikasi mobile GIS yang disediakan oleh Supergeo:

  • SuperSurv, SuperSurv, sistem survei mobile, mengintegrasikan GIS dan teknologi GPS adalah sistem GIS mobile untuk survei data lapangan, yang bekerja pada perangkat mobile dengan OS Android. Fungsi utama meliputi pengumpulan data, orientasi, tampilan peta dan waypoint.
  • SuperPad, SuperPad adalah aplikasi mobile GIS kaya fitur. SuperPad menyediakan fungsi GIS mobile yang lengkap dan menerima data dari sisi server untuk menawarkan layanan. Ini dirancang untuk pekerja lapangan yang membutuhkan untuk mengatasi tugas-tugas lanjutan.
  • SuperVeyor, SuperVeyor diposisikan sebagai Solusi GIS mudah untuk survei lapangan dan pengumpulan data; fungsi penuh software mobile GIS ini memungkinkan surveyor untuk dengan mudah mengumpulkan, mengedit, ukuran, dan query data spasial untuk produktivitas lapangan yang lebih besar.
  • SuperGIS Mobile Engine, SuperGIS Mobile Engine, SDK GIS mobile, cocok untuk pengguna tingkat lanjut yang memiliki kemampuan untuk mengembangkan aplikasi mobile GIS dan permintaan kustomisasi tinggi untuk fungsi GIS mobile.